JARINGAN DASAR
Tugas :
1. Apa yang dimaksud dengan macam-macam jaringan
?
2. Jelaskan macam-macam jaringan!
3. Apa yang dimaksud dengan topologi
jaringan?
4. Sebutkan perangkat yang dibutuhkan
dalam membuat jaringan!
5. Jelaskam mamfaat sharing data dalam
jaringan?
Jaringan
v
Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang
terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja
bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja
yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan
atau tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja
(workstations). Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang
mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan
komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga
teknologi komunikasi.
A. Berdasarkan Jangkauan Geografis
1. LAN
Local
Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang
hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah.
Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi.
Biasanya
jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan
transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s. Selain menggunakan teknologi
Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi
untuk jaringan LAN.
2. MAN
Metropolitan
Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan
dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN
merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
Jangakauan dari jaringan MAN
berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi
dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.
3. WAN
Wide
Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah
geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua. WAN umumnya digunakan
untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat
berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbebeda.
B. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/
Data
1. Jaringan Terpusat
Yang
dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client
dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam
mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.
2. Jaringan Terdistribusi
Jaringan
ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga
memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung
membentuk suatu sistem jaringan tertentu.
C. Berdasarkan Media Transmisi Data yang
Digunakan
1. Jaringan Berkabel (Wired
Network)
Media
transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut
digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa
saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet
2. Jaringan Nirkabel
(Wireless Network)
Dalam
jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi
datanya. Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak
menggunakan kabel untuk bertukar informasi/ data dengan komputer lain
melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal
informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.
D. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap
Komputer dalam Memproses Data
1. Jaringan Client-Server
Jaringan
ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya
terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server
bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat
menggunakan sumber daya data tersebut. Baca juga mengenai Tugas
dan Tanggung Jawab Admin Server
2. Jaringan Peer to Peer
Dalam
jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer
client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi
komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer
server.
5. Berdasarkan Topologi Jaringan yang
Digunakan
Topologi
jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer
satu dengan yang lain. Untuk pembahasan lebih jelas mengenai topologi jaringan
v TOPOLOGI JARINGAN
1.TOPOLOGI BUS 2.TOPOLOGI STAR

3. TOPOLOGI
RING 4.TOPOLOGI MESH
1. Topologi Bus
Topologi bus bisa dibilang
topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini
biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian
digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.
Topologi bus hanya
menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada
umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai
kabel end to end .
Kelebihan Topologi Bus :
- Biaya
instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit
kabel.
- Penambahan
client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
- Topologi yang
sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
Kekurangan Topologi Bus :
- Jika salah
satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut
dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
- Proses sending
(mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering
terjadi tabrakan data pada topologi ini.
- Topologi yang
sangat jadul dan sulit dikembangkan.
2. Topologi Star
Topologi star atau bintang
merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/
hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
Kelebihan Topologi Star
- Apabila salah
satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan
dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
- Bersifat
fleksibel
- Tingkat
keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
- Kemudahan
deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
- Jika switch/
hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh
komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
- Cukup
membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup
mahal.
- Jaringan
sangat tergantung pada terminal pusat.
3. Topologi Ring
Topologi ring atau cincin
merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan
komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya
topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu
dengan komputer lainnya.
Kelebihan Topologi Ring :
- Memiliki
performa yang lebih baik daripada topologi bus.
- Mudah
diimplementasikan.
- Konfigurasi
ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
- Biaya instalasi
cukup murah
Kekurangan Topologi Ring :
- Kinerja
komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau
node.
- Troubleshooting
bisa dibilang cukup rumit.
- Jika salah
satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
- Pada topologi
ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).
4. Topologi Mesh
Topologi mesh merupakan
bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal
tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.
Kelebihan Topologi Mesh :
- Jalur
pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir
akan adanya tabrakan data (collision).
- Besar
bandwidth yang cukup lebar.
- Keamanan pada
topologi ini bisa dibilang sangat baik.
Kekurangan Topologi Mesh :
- Proses
instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
- Membutuhkan
banyak kabel.
- Memakan biaya
instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.
5. Topologi Peer to Peer
Topologi peer to peer
merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah
komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu
kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
Kelebihan Topologi Peer to
Peer
- Biaya yang
dibutuhkan sangat murah.
- Masing-masing
komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
- Instalasi
jaringan yang cukup mudah.
Kekurangan Topologi Peer to
Peer
- Keamanan pada
topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
- Sulit
dikembangkan.
- Sistem
keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
- Troubleshooting
jaringan bisa dibilang rumit.
6. Topologi Linier
Topologi linier atau biasaya
disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu
kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier
- Mudah
dikembangkan.
- Membutuhkan
sedikit kabel.
- Tidak
memperlukan kendali pusat.
- Tata letak
pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier
- Memiliki kepadatan
lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
- Keamanan data
kurang baik.
7. Topologi Tree
Topologi tree atau pohon
merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus.
Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral
dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
- Susunan data
terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik
dan mudah.
- Mudah
dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
- Apabila
komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka
komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
- Kinerja
jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
- Menggunakan
banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi
ini.
8. Topologi Hybrid
Topologi hybrid merupakan
topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau
lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan
topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid
- Freksibel
- Penambahan
koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid
- Pengelolaan
pada jaringan ini sangatlah sulit.
- Biaya
pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
- Instalasi dan
konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena
terdapat topologi yang berbeda-beda.
v
Kesimpulan
Dikarenakan
banyaknya jenis- jenis topologi jaringan yang sudah kita ketahui di atas, maka
kita harus betul-betul memperhatikan kelebihan maupun kekurangan pada
masing-masing topologi
Perangkat jaringan
·
Kartu Jaringan
Istilah yang sering dipergunakan oleh kartu jaringan adalah Network Interface
Card (NIC), yang dikenal sebagai perangkat keras yang dipasang di salah satu
slot pada motherboard komputer. Keunikan pada kartu jaringan atau network
interface card adalah terdapatnya bagian yang bisa untuk memasang kabel untuk
komunikasi di dalam jaringan sehingga dapat berguna dalam menghubungkan antar
komputer dan bertukar file atau data. Di saat ini kebanyakan kartu jaringan
yang digunakan adalah jenis kartu jaringan Ethernet dan LocalTalk konektor
(yang diperkenalkan oleh perusahaan Apple).

·
Ethernet Hub
Menurut fungsinya Hub adalah perangkat keras atau hardware yang dapat
menghubungkan beberapa komputer sekaligus dan juga menyatukan beberapa kabel
jaringan dari server, workstation, dan perangkat lainnya di dalam jaringan.
Nah, ethernet hub ini seringnya digunakan atau dipakai pada jaringan yang
berbentuk topologi star. Di dalam topologi star, kabel jaringan dari
workstation dihubungkan ke dalam Hub sehingga tercipta koneksi antar komputer
yang ada ke dalam sebuah jaringan. Keunggulan dari menggunakan Hub adalah tidak
terganggunya jaringan komputer yang sedang beroperasi di saat masuknya
client-client baru pada aktifnya jaringan komputer. Tetapi kelemahan dari
perangkat keras Hub adalah kebutaannya dalam membaca data-data dan mengetahui
sumber-sumber serta tujuan paket-paket yang dikirimnya.

· Bridge
Bridge adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi untuk
menghubungkan beberapa jaringan yang berpisah. Maksudnya menghubungkan jaringan
terpisah di sini adalah kepiawaiannya dalam menghubungkan tipe jaringan radio
yang beragam seperti wireless mobile, microwave, dan lainnya. Hardware ini bisa
untuk menganalisis setiap alamat ethernet dari tiap node yang terpasang pada
tiap-tiap segmen sehingga dapat terpeta dengan baik. Dan juga Bridge bisa
menentukan tujuan dan sumber data saat menerima sebuah paket. Dalam
perkembangannya bridge mempunyai tiga jenis model yakni remote bridge (dipakai
pada wide area network yang menghubungkan dengan LAN), Local Bridge (bisa
secara langsung tersambung dengan LAN), dan Wireless Bridge (untuk
menyambungkan atau menghubungkan antar LAN secara wireless).

· Router
Router difungsikan sebagai pengatur aliran data dan informasi pada satu
jaringan dengan jaringan yang lain. Keunikan dari router adalah dapat
memisahkan aliran data dari jaringan yang satu kepada jaringan yang lain
sehingga tidak akan terjadinya percampuran aliran data pada jaringan yang
berbeda. Namun perlu diketahui bahwa Router hanya bisa bekerja jika protokol
jaringan yang dikonfigurasikan adalah protokol yang routables seperti TCP/IP
atau IPX/SPX. Sehingga sangat berbeda sekali dengan protokol yang digunakan
oleh Bridge yang bersifat independent.

·
Kabel
Yang biasanya telah diketahui bahwa kabel transmisi pada jaringan komputer itu
ada tiga jenis yakni kabel ulir atau kabel berpasangan, kabel koaksial, dan
kabel serat optik. Pada kabel transmisi di bagian ujungnya dilengkapi oleh
konektor yang sudah disesuaikan. Tambahan informasi bahwa kabel transmisi tidak
digunakan pada jaringan tanpa kabel atau lebih dikenal dengan istilah wireless
LAN melainkan hanya menggunakan gelombang radio untuk bertukar data.

·
Repeater
Repeater adalah perangkat keras pada jaringan komputer yang berguna untuk
menguatkan sinyal pada jaringan komputer. Dengan hadirnya perangkat keras
repeater maka jarak antar workstation dapat semakin jauh tanpa takut akan
hilangnya sinyal.

Nah, itulah jenis-jenis perangkat keras yang harus ada
pada jaringan komputer sehingga memungkinkan bagi Anda dalam melakukan
pertukaran data atau file tanpa kendala.
SHARING DATA
v Pengertian Sharing Device
Sharing Device adalah proses pemakaian bersama periperal
komputer dalam sebuah jaringan. Sharing Device juga bisa disebut metode yang
memanfaatkan peralatan pada suatu komputer oleh komputer lain. Jika diartikan
secara bahasa, maka sharing berarti berbagi dan device berarti
alat. Sehingga sharing device juga dapat diartikan sebagai berbagai peralatan
(sumber daya) dan data (informasi) dalam bentuk file, gambar, video, audio, printer dan sebagainya.
Manfaat
Sharing Device
Sharing device memiliki beberapa manfaat atau keuntungan antara
lain :
- Menghemat waktu, tenaga dan biaya
- Dapat mengirim file dari satu computer
secara langsung ke komputer lain dalam satu jaringan
- Satu device (contoh: printer) dapat
digunakan oleh beberapa pengguna dalam satu jaringan
Alat yang
dapat di Share
Alat yang dapat dibagikan dalam sebuah jaringan yaitu :
- Printer
- Hardisk
- Scanner
- Floppy disk drive
- CD ROM Drive
- File
- Folder
Demikian artikel tentang pengertian dan manfaat sharing device. Semoga
bermanfaat
pengertian devices, tujuan sharing device, sharing device adalah, contoh
sharing device
DAFTAR PUSTAKA
Sumber:
http://www.astronkomputer.com/2012/10/hardware-pada-jaringan-komputer.html
http://artikeljaringankomputer.com/hadware-jaringan-komputer.htm
gambar:
1. En.wikipedia.org
2. www.anythingcomputers.co.za
3. www.astronkomputer.com
4. hexsus.net
5. www.astronkomputer.com