Rabu, 12 Agustus 2015

Jaringan Dasar

JARINGAN DASAR
Tugas :
1.     Apa yang dimaksud dengan macam-macam jaringan ?
2.    Jelaskan macam-macam jaringan!
3.    Apa yang dimaksud dengan topologi jaringan?
4.    Sebutkan perangkat yang dibutuhkan dalam membuat jaringan!
5.    Jelaskam mamfaat sharing data dalam jaringan?        
Jaringan
v Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi.

A. Berdasarkan Jangkauan Geografis


1. LAN
Local Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi.
Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s. Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.
2. MAN
Metropolitan Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN.
Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.
3. WAN
Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua. WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbebeda.

 

B. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data


1. Jaringan Terpusat
Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.
2. Jaringan Terdistribusi
Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.

 

C. Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan

1. Jaringan Berkabel (Wired Network)
Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet
2. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya. Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk  bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.

D. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data


1. Jaringan Client-Server
Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut. Baca juga mengenai Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server
2. Jaringan Peer to Peer
Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.

5. Berdasarkan Topologi Jaringan yang Digunakan

Topologi jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain. Untuk pembahasan lebih jelas mengenai topologi jaringan
v   TOPOLOGI JARINGAN
1.TOPOLOGI BUS                              2.TOPOLOGI STAR      
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH3SPnFOxG0KeUmm0e2v9V5gcN5UQhdQYFuzxx55mBU2ZBwB1WUAk-4OY4bMRm4eB0sRijYeaLGF0ph3CDxuPVs22-C61N5VtHFvqCqQgjFmuDHmOXyRZ2b71rUu692tXOYNRWu21m3PBE/s1600/topologi+star.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbsVndZ219WYD3bHX7yGCoP-XZ25n1wYcLN1_zWOBWUJ2jpkdGYuPY-Q6EDLQIeSXSXxAwc9caF1KrQqcLL141uTUhC4awo1i0cXMH8kDSjpZ7Es4wnlh2M-5T-CmbL2Ylt_AGAVe_WzrY/s1600/topologi+bus.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTn0RlfTiQjm3zpjIqIVSGn9F7in4MpD7-P49OUVxS5TepHMqRA1yCAVklS0Sm3RU56xQBlqtRIfkgxBH9WmW0WFflu3xAJYoWBoU9_u_6CpOxq0OLhKXwwjwBPpKWgqxyo5AV4iqtD6aX/s1600/topologi+smesh.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ89wOdn8Jqtmz-t6Zn8rtfaY4Ig0lBNmA5J6eRNkp0A2ZkckTByJf-tUjaqJR5MwstNxV9UsRWAjMNf4jNRujYsnXNJ_8MFGYzlhGpfd_1hxcfMJXQLjS_IC7AsEIEn2jbDTQ5Ulvvv7J/s1600/topologi+ring.jpg3. TOPOLOGI RING    4.TOPOLOGI MESH

         

 

1. Topologi Bus

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbsVndZ219WYD3bHX7yGCoP-XZ25n1wYcLN1_zWOBWUJ2jpkdGYuPY-Q6EDLQIeSXSXxAwc9caF1KrQqcLL141uTUhC4awo1i0cXMH8kDSjpZ7Es4wnlh2M-5T-CmbL2Ylt_AGAVe_WzrY/s1600/topologi+bus.jpg



Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya. Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.

Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end .

Kelebihan Topologi Bus :
  1. Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.
  2. Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.
  3. Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan

Kekurangan Topologi Bus :
  1. Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.
  2. Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.
  3. Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjH3SPnFOxG0KeUmm0e2v9V5gcN5UQhdQYFuzxx55mBU2ZBwB1WUAk-4OY4bMRm4eB0sRijYeaLGF0ph3CDxuPVs22-C61N5VtHFvqCqQgjFmuDHmOXyRZ2b71rUu692tXOYNRWu21m3PBE/s1600/topologi+star.jpg2. Topologi Star




Topologi star atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain. 

Kelebihan Topologi Star
  1. Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.
  2. Bersifat fleksibel
  3. Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.
  4. Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
Kekurangan Topologi Star
  1. Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
  2. Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal.
  3. Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.

 

 

 

 


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiZ89wOdn8Jqtmz-t6Zn8rtfaY4Ig0lBNmA5J6eRNkp0A2ZkckTByJf-tUjaqJR5MwstNxV9UsRWAjMNf4jNRujYsnXNJ_8MFGYzlhGpfd_1hxcfMJXQLjS_IC7AsEIEn2jbDTQ5Ulvvv7J/s1600/topologi+ring.jpg3. Topologi Ring




Topologi ring atau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin. Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.

Kelebihan Topologi Ring :
  1. Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
  2. Mudah diimplementasikan.
  3. Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.
  4. Biaya instalasi cukup murah

Kekurangan Topologi Ring :

  1. Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.
  2. Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
  3. Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.
  4. Pada topologi ini biasnaya terjadi collision (tabrakan data).

4. Topologi Mesh

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTn0RlfTiQjm3zpjIqIVSGn9F7in4MpD7-P49OUVxS5TepHMqRA1yCAVklS0Sm3RU56xQBlqtRIfkgxBH9WmW0WFflu3xAJYoWBoU9_u_6CpOxq0OLhKXwwjwBPpKWgqxyo5AV4iqtD6aX/s1600/topologi+smesh.jpg


Topologi mesh merupakan bentuk topologi yang sangat cocok dalam hal pemilihan rute yang banyak. Hal tersebut berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur lain mengalami masalah.

Kelebihan Topologi Mesh :
  1. Jalur pengiriman data yang digunakan sangat banyak, jadi tidak perlu khawatir akan adanya tabrakan data (collision).
  2. Besar bandwidth yang cukup lebar.
  3. Keamanan pada topologi ini bisa dibilang sangat baik.

Kekurangan Topologi Mesh :
  1. Proses instalasi jaringan pada topologi ini sangatlah rumit.
  2. Membutuhkan banyak kabel.
  3. Memakan biaya instalasi yang sangat mahal, dikarenakan membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Peer to Peer


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5zXi1YDy4swjnZcgiFKVeNwZ9RCsp8RklAXVqL9B6Xp0ds3oq2TZIAs_bSh9TyskmLULnqGZhd-ExMuj6qHFv8T_vXPiWx5RE1cnZ-nCLfQNmhBk3co05Nixqc8TUUFsR36tkZ947Z_lE/s1600/topologi+peer+to+peer.jpg


Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.

Kelebihan Topologi Peer to Peer
  1. Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  2. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  3. Instalasi jaringan yang cukup mudah.

Kekurangan Topologi Peer to Peer
  1. Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  2. Sulit dikembangkan.
  3. Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
  4. Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

 

 


 

6. Topologi Linier


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2Zf9UESWKf1PtuzxXr6x4A524sZYALsGvi8IGH18NK95oxznw14ZGfryAGJDTuA-Ad1LV2K1uW3UQ98ydrIZgJWon5USDMqa5ZE2bmfmzzFwzNAeH_jo0BF53QcUj565G5HEwIfB6GZAj/s1600/topologi+linier.jpg


Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.


Kelebihan Topologi Linier
  1. Mudah dikembangkan.
  2. Membutuhkan sedikit kabel.
  3. Tidak memperlukan kendali pusat.
  4. Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang  cukup sederhana.

Kekurangan Topologi Linier
  1. Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
  2. Keamanan data kurang baik.

 

 



7. Topologi Tree


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPVipcIjnHwh9xqSP4U1WpFp6b3uEXdIEGuThWy2GJQH2DqgLBrCm2HGrOcXeWA_pGngHP8bMe3sKox8ocAPBA3KjCGeCUNxwOmizbO0cKFTcJjL7D0M6de5kndtaFKKcPEOiy1OMtJQf1/s1600/topologi+tree.jpg


Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.


Kelebihan Topologi Tree
  1. Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
  2. Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.

Kekurangan Topologi Tree
  1. Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
  2. Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  3. Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

8. Topologi Hybrid


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-ywWaMz5NHAyucSJ65oMRhhOISyVIfVbNXT639-McegdOongqJF4wlKyrSWlEGXHEe7WjLtDsza1R_uC2pVWIBJLO8-pyw5F0x4UuYVBbE4PEg4ItqP5G0RNd_ux72EO2LmahBfdXE8wB/s1600/topologi+hybrid.jpg

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda. Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.

Kelebihan Topologi Hybrid
  1. Freksibel
  2. Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid
  1. Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  2. Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  3. Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.
v Kesimpulan
Dikarenakan banyaknya jenis- jenis topologi jaringan yang sudah kita ketahui di atas, maka kita harus betul-betul memperhatikan kelebihan maupun kekurangan pada masing-masing topologi
Perangkat jaringan

·         Kartu Jaringan

Istilah yang sering dipergunakan oleh kartu jaringan adalah Network Interface Card (NIC), yang dikenal sebagai perangkat keras yang dipasang di salah satu slot pada motherboard komputer. Keunikan pada kartu jaringan atau network interface card adalah terdapatnya bagian yang bisa untuk memasang kabel untuk komunikasi di dalam jaringan sehingga dapat berguna dalam menghubungkan antar komputer dan bertukar file atau data. Di saat ini kebanyakan kartu jaringan yang digunakan adalah jenis kartu jaringan Ethernet dan LocalTalk konektor (yang diperkenalkan oleh perusahaan Apple).


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtAFcAxC46C9urfJF-Em-O2OV3Cjtbpe0Wz3t7GldWmP7Uq64_ut8A6wu9bChTEVovKOeztgYp4doxjHAvzWemrua2EtlYaTwtcxs2nxdYO5cC2X1X-oQUqk6n4tJyWGxx-fVQzEKySTE-/s320/hardware1.jpg



·         Ethernet Hub

Menurut fungsinya Hub adalah perangkat keras atau hardware yang dapat menghubungkan beberapa komputer sekaligus dan juga menyatukan beberapa kabel jaringan dari server, workstation, dan perangkat lainnya di dalam jaringan. Nah, ethernet hub ini seringnya digunakan atau dipakai pada jaringan yang berbentuk topologi star. Di dalam topologi star, kabel jaringan dari workstation dihubungkan ke dalam Hub sehingga tercipta koneksi antar komputer yang ada ke dalam sebuah jaringan. Keunggulan dari menggunakan Hub adalah tidak terganggunya jaringan komputer yang sedang beroperasi di saat masuknya client-client baru pada aktifnya jaringan komputer. Tetapi kelemahan dari perangkat keras Hub adalah kebutaannya dalam membaca data-data dan mengetahui sumber-sumber serta tujuan paket-paket yang dikirimnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjIIj-AT7mqiZzI7nvw-ATWhx0nJ95wzDxVYM0rBja7yFGRBg1y8azVNxBa0PHzHPbTGutOVXtdVvCLxPZvcNT14wVON8KQ5WKnsBPAYee1Q7GEZOlAOHtDq5ftB8G3r6lXXEYiCUnXZha/s320/hardware2.jpg

·       Bridge

Bridge adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan yang berpisah. Maksudnya menghubungkan jaringan terpisah di sini adalah kepiawaiannya dalam menghubungkan tipe jaringan radio yang beragam seperti wireless mobile, microwave, dan lainnya. Hardware ini bisa untuk menganalisis setiap alamat ethernet dari tiap node yang terpasang pada tiap-tiap segmen sehingga dapat terpeta dengan baik. Dan juga Bridge bisa menentukan tujuan dan sumber data saat menerima sebuah paket. Dalam perkembangannya bridge mempunyai tiga jenis model yakni remote bridge (dipakai pada wide area network yang menghubungkan dengan LAN), Local Bridge (bisa secara langsung tersambung dengan LAN), dan Wireless Bridge (untuk menyambungkan atau menghubungkan antar LAN secara wireless).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiRAHwmnp2QtfY1TLcjM4VeCfYjE4f8UFjXpoemswIK0AxSL6CdRj9HobWf0UQdJEAvR2sxiJ1RUmEXY4iWXfnKFE96qX4mnesapGPa4W_3t_OfFtRxZKMSxLSmrF4wdDARwYM4rj4LrkL6/s320/hardware3.jpg



·       Router

Router difungsikan sebagai pengatur aliran data dan informasi pada satu jaringan dengan jaringan yang lain. Keunikan dari router adalah dapat memisahkan aliran data dari jaringan yang satu kepada jaringan yang lain sehingga tidak akan terjadinya percampuran aliran data pada jaringan yang berbeda. Namun perlu diketahui bahwa Router hanya bisa bekerja jika protokol jaringan yang dikonfigurasikan adalah protokol yang routables seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Sehingga sangat berbeda sekali dengan protokol yang digunakan oleh Bridge yang bersifat independent.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhK2XcBvLkj628sFjRfZoPoHfuWTSERgxULGY0R-swS19CcV9sfKpHJASpI_GWkHpdGZsDjjNI1fX-OUzFUksawdqG6Yer-la8ahMl_b3-eDJ-pffJfvu9JKKjksrSru-rQNnM4j79cCq0D/s320/hardware4.jpg








·         Kabel

Yang biasanya telah diketahui bahwa kabel transmisi pada jaringan komputer itu ada tiga jenis yakni kabel ulir atau kabel berpasangan, kabel koaksial, dan kabel serat optik. Pada kabel transmisi di bagian ujungnya dilengkapi oleh konektor yang sudah disesuaikan. Tambahan informasi bahwa kabel transmisi tidak digunakan pada jaringan tanpa kabel atau lebih dikenal dengan istilah wireless LAN melainkan hanya menggunakan gelombang radio untuk bertukar data.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCtPigWMU0onWXinbUwxxb-MGMiMS3azBtshhOvwVrs6gO3fxxj5V9MfR2dLXJr2cJ8ApjWn21Q_aikMX9OM1WzrA1FXV_9WvKvxC9s2r79zzFbbV94wH8jKonnP3Hmlug_z9ZCAbU4RUt/s320/hardware5.png




·       Repeater

Repeater adalah perangkat keras pada jaringan komputer yang berguna untuk menguatkan sinyal pada jaringan komputer. Dengan hadirnya perangkat keras repeater maka jarak antar workstation dapat semakin jauh tanpa takut akan hilangnya sinyal.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXMEzl1Vfw5yQG3z2afPBZ82pwEA2DCqe7l4cAomMfAV6ZNaxVIyq2Ird0PJmZtDu2Ys0ZE6vZ0f7cxMkoTaCbEOwtPxtPbFQzehdIL7yKs1znrbn6A460Q5L3GKNgaA70urVX69omxCAH/s320/hardware6.jpg
Nah, itulah jenis-jenis perangkat keras yang harus ada pada jaringan komputer sehingga memungkinkan bagi Anda dalam melakukan pertukaran data atau file tanpa kendala.





SHARING DATA

v Pengertian Sharing Device

Sharing Device adalah proses pemakaian bersama periperal komputer dalam sebuah jaringan. Sharing Device juga bisa disebut metode yang memanfaatkan peralatan pada suatu komputer oleh komputer lain. Jika diartikan secara bahasa, maka sharing berarti berbagi dan device berarti alat. Sehingga sharing device juga dapat diartikan sebagai berbagai peralatan (sumber daya) dan data (informasi) dalam bentuk file, gambar, video, audio, printer dan sebagainya.

pengertian dan manfaat sharing device

Manfaat Sharing Device

Sharing device memiliki beberapa manfaat atau keuntungan antara lain :
  1. Menghemat waktu, tenaga dan biaya
  2. Dapat mengirim file dari satu computer secara langsung ke komputer lain dalam satu jaringan
  3. Satu device (contoh: printer) dapat digunakan oleh beberapa pengguna dalam satu jaringan

Alat yang dapat di Share

contoh sharing device
Alat yang dapat dibagikan dalam sebuah jaringan yaitu :
  1.  Printer
  2.  Hardisk
  3.  Scanner
  4.  Floppy disk drive
  5. CD ROM Drive
  6. File 
  7. Folder

Demikian artikel tentang pengertian dan manfaat sharing device. Semoga bermanfaat

pengertian devices, tujuan sharing device, sharing device adalah, contoh sharing device








DAFTAR PUSTAKA

Sumber:
http://www.astronkomputer.com/2012/10/hardware-pada-jaringan-komputer.html
http://artikeljaringankomputer.com/hadware-jaringan-komputer.htm
gambar:
1. En.wikipedia.org
2. www.anythingcomputers.co.za
3. www.astronkomputer.com
4. hexsus.net
5. www.astronkomputer.com